Ini Alasan Aktivis Relawan Jokowi, Wahyu Wardani Memilih PDI Perjuangan

60
Wahyu Wardani atau Ratu

Wahyu Wardani, atau akrab disapa Ratu. Demikian wanita pemilik rumah makan Lumbung Ratu mengenalkan diri saat berbincang dengan media online ini. Ibu dua anak, ini dikenali berkepribadian sederhana.  

Pemilik hobi naik gunung ini yang kini baru membuka usaha kuliner di Jalan Semplak No 133 RT 01, RW 04, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor ini bertutur awal mula jatuh cinta terjun ke dunia politik berawal sebagai relawan Jokowi.

“Ya, saya Jokowi Mania. Saya dulu merupakan pendukung Jokowi. Bahkan, saat era kampanye pilpres, pernah memberangkatkan 100 relawan berulangkali ke Jakarta dari biaya sendiri. Walau tak ada tujuan, saya merasa senang dan akhirnya Jokowi menang,” kata Ratu di rumah makannya, Senin (27/6/2022).

Mengenang masa lalunya, ia juga memperlihatkan album foto kenangan. Beberapa foto yang ditunjukan yakni saat ia naik gunung.

“Hampir beberapa gunung di Jawa sudah pernah dikunjungi. Saya menyukai naik gunung. Menurut saya alam mengajarkan banyak hal. Saat berada di puncak gunung, kerap kali terbersit pemilikiran kagum dengan indahnya ciptaan Nya. Dan, adalah kewajiban kita untuk bersyukur atas apapun nikmat Tuhan,” tuturnya.

Kini, ia melabuhkan hatinya di partai besutan Megawati Soekarnoputri. Tentu karena suatu alasan.

“Bagi saya PDI Perjuangan itu merupakan organisasi parpol yang dekat dengan rakyat karena memiliki marwah partai wong cilik. Saya merasa bahagia banyak mengenal saudara baru di PDI Perjuangan dan pengalaman baru. Dan, saya termotivasi untuk bisa menangis, berjuang dan tertawa bersama,” imbuhnya.

Ratu juga merupakan salah dari sekian banyak kader PDI Perjuangan yang sudah membulatkan diri untuk mendedikasikan berjuang dengan panji-panji Soekanoisme.

“Saya tidak memiliki obsesi atau ambisi apapun untuk menjadi caleg. Biarlah semua mengalir sebagaimana aliran air. Karena, saya percaya jalan takdir itu semua adalah milik Tuhan. Jika diridhoi, saya akan berupaya melakukan yang terbaik untuk masyarakat. Namun, jika belum waktunya jalan takdir itu, saya tak akan pernah lupa bersyukur. Dan, saya tetap akan meneruskan perjalanan sebagai kader PDI Perjuangan,” ucapnya.

Hingga saat ini, hamper setiap hari, Ratu memanfaatkan waktu luangnya untuk berkunjung bertemu dengan masyarakat. Ia mengaku merasa sukacita, karena dari hari ke hari, selalu bertambah saudara.

“Saat bertemu dengan warga, ada beragam cerita yang disampaikan. Itu merupakan sukacita saya. Yang membuat saya senang adalah melihat senyum dan semangat mereka, yang sudah saya anggap sebagai saudara,” tuntas Ratu. (Nesto)

SHARE

KOMENTAR