Kaderisasi PDIP Kabupaten Bogor, 3 Hari Digembleng Semangat Tetap Menyala-nyala (Bagian 1)

145

Lelah tapi bermakna. Capek tak jadi soal, karena makin matang. Setidaknya, demikian kesan yang menjadi bekal dan dibawa pulang para peserta Pendidikan Kader Pratama (PKP) dan Pendidikan Penggalangan Penguasaan Teritorial (PPPT), yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor di Hotel Puri Avia, Megamendung, dimulai dari Jumat hingga Minggu (19-21/11/2021).

Pada hari pertama, pembukaan PKP dan PPPT, sebanyak 140 peserta ikut serta dalam kegiatan tersebut, terdiri 20 orang penggiat pembina wilayah, PAC, dan ranting. Serta, diikuti oleh seluruh pengurus PAC se Kabupaten Bogor melalui zoom. Ketua DPP PDI Perjuangan Sukur Nababan menyampaikan Tata Kelola Partai. Dilanjutkan Ketua DPD Perjuangan Provinsi Jawa Barat Ono Surono serta Muchtar Muhammad yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat bidang BP Pemilu.

“Capek, begitulah. Tapi, alhamdulilah, semua peserta sehat dan tak ada yang mengeluh sakit atau yang tak mengikuti materi acara demi acara yang digelar,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, Bayu Syahjohan saat diwawancarai media online ini usai kegiatan PKP dan PPPT selesai, Minggu (21/11/2021).

Pada hari pertama, rangkaian acara dibuka pada pukul 12.00 WIB hingga pukul 1.00 malam. Keesokannya, pada hari kedua, dan hari ketiga, dimulai pukul 05.00 WIB, peserta wajib bangun pagi dan melakukan Salat Subuh. Setelah itu, mengikuti olahraga dan ice breaking atau kegiatan yang dilakukan untuk mencairkan suasana.

Kemudian, usai makan pagi, para peserta kembali ke kelas utama mengikuti rangkaian pendidikan politik yang disampaikan oleh beberapa pemateri, diantaranya guru kader, BP Pemilu hingga Badiklat PDI Perjuangan Kabupaten Bogor hingga pukul 24.00 WIB. Setelah lebih kurang  14 jam berada di ruangan kelas, sebagai penutup acara di hari pertama, digelar malam renungan.

Pada malam renungan, semua peserta menyalakan lilin, membentuk lingkaran besar. Berada di lokasi terbuka dan tanpa penerangan apapun, semua peserta terlihat khusuk mengikuti kegiatan. Ketika salah seorang panitia membacakan puisi dengan membawa pesan perjuangan dan semngat persaudaraan, para peserta ttlihat tersentuh. Beberapa diantaranya, ada yang menitikan air mata.

“Suasana saat malam renungan begitu mengena ke hati. Tak sedikit peserta ada yang meneteskan air mata. Suasana kekeluargaan, suasana bersaudara sangat mengental saat dibacakan puisi oleh tim kreatif kami,” tutur Bayu.

Memasuki hari kedua, masih menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, peserta kembali mengikuti jadwal serupa seperti hari sebelumnya.

“Hari kedua, pemateri diantaranya anggota DPR RI Adian Yusak Napitupulu dan pembicara lain dari PDI Perjuangan. Semua pemateri, dari PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, dari latar belakang pendidik hingga dosen. Saya juga sebagai pemateri, karena kebetulan juga dosen,” lanjut Bayu.

Mengakhiri keterangannya, melalui kegiatan tersebut, diharapkan nantinya para kader PDI Perjuangan Kabupaten Bogor bisa menjadi duta partai untuk mengokohkan mesin politik.

“Harapannya, para peserta yang mengikuti kaderisasi bisa nantinya bisa berperan menjalankan program partai di tempatnya masing-masing dan memperkuat PDI Perjuangan, juga dalam mengemban peran kemasyarakatan. Dan, yang pasti, kaderisasi ini meninggalkan kesan dan makna tersendiri bagi peserta. Kegiatan kaderisasi ini, akan dibuat bergelombang. Dan, ini adalah gelombang pertama,” tutur Bayu. (Nesto)

SHARE

KOMENTAR