Pagi ini Para Kepala Daerah PDIP Senam Sicita, Kang Mas Ganjar Semangat Gerak Badan

108
Para kepala daerah PDI Perjuangan ikuti senam Sicita

JAKARTA - Ratusan kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDI Perjuangan, digembleng untuk bangun pagi dan melakukan senam. Yakni Senam Indonesia Cinta Tanah Air (Sicita). Penggemblengan itu dilakukan bersamaan dengan sekolah partai yang digelar partai itu, dan diikuti ratusan para pimpinan daerah yang menjadi kader.

Pagi ini, Jumat (17/6/2022), DPP PDI Perjuangan menggelar Senam Indonesia Cinta Tanah Air (Sicita) bersama kepala dan wakil kepala daerah di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Ratusan kepala dan wakil kepala daerah terlihat memadati Sekolah Partai itu. Tampak Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati, Wali Kota Medan Bobby Nasution, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, dan Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Ganjar tampak mengenakan kaus hitam dengan lambang banteng, sedangkan Gibran memakai jersey biru Manchester City. Bobby tampak mengenakan jaket merah, sementara Tjok Oka mengenakan baju dengan warna yang sama.

Senam Sicita dipimpin Eriko. Dia berada di barisan depan bersama instruktur senam. Eriko tampak semangat memimpin senam tersebut. Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto terlihat berada di barisan depan peserta. Gerakannya sangat sigap mengikuti alur senam Sicita.

Eriko menyampaikan bahwa Ketua Umum Megawati mengajarkan, para kader untuk bergerak halus. Maka sangat cocok dengan senam Sicita yang harus dijalani dengan halus. 

"Seperti yang disampaikan Ibu Ketum yang ditegaskan Pak Sekjen, kita harus bergerak halus, soft campaign," kata Eriko. 

Senam Sicita ini pun dilaksanakan sebanyak tiga putaran. Eriko menjelaskan makna angka tersebut adalah PDIP akan memenangkan pemilu tiga kali berturut-turut. Yakni Pemilu 2014, 2019 dan yang akan datang Pemilu 2024.

"Kita mau hattrick tiga kali di Pemilu 2024. Merdeka," tegas dia. 

Hasto sendiri mengatakan, gerakan Sicita ini berdasarkan kajian Kementerian Pemuda dan Olah Raga layak dikategorikan sebagai senam. 

"Kalau olahraga ini dilakukan, kita bisa mengikuti setiap tahapan pemilu tanpa mengenal lelah," tuntas Hasto. (Nesto)

SHARE

KOMENTAR