Yang Tersisa dari Lomba Virtual HUT RI ke-75 PDIP Kota Bogor

746

Gelaran lomba virtual yang dihelat DPC PDI Perjuangan Kota Bogor ditutup dengan pemberian hadiah dan e-sertifikat kepada para pemenang di kantornya, Jalan Ahmad Yani II, No 4, Tanah Sareal, Kota Bogor, Minggu (30/8/2020). Ada tiga kategori yang dilombakan yakni lagu kebangsaan, pidato dan videografi yang digelar memperingati HUT RI ke-75.

Lomba yang diikuti puluhan peserta ini dimenangkan oleh para kader juga simpatisan PDI Perjuangan. Videografi, salah satu kategori yang baru dilombakan, ternyata juga banyak dimintai. Sejumlah hasil karya para pemenang, menurut para tim juri juga dinilai berkualitas.

“Dari karya pemenang videografi, semuanya bagus, meski tayangan video pendek tersebut diracik dari aplikasi ponsel. Perpaduan gambar atau editing, pesan yang yang disampaikan melalui gambar, visualisasi pemaknaan kemerdekaan hingga narasi, terbilang oke. Ternyata, para kader PDI Perjuangan banyak memiliki bakat di videografi,” tukas salah satu Tim Juri, Eko Octa di Kantor DPCPDI Perjuangan Kota Bogor.

Ada tiga pemenang lomba videografi yakni Astrid Lazada, Tri Wicaksono dan Ronald Mulia Sitorus, sebutnya.

“Astrid, dan Tri, merupakan kader PDI Perjuangan. Astrid, yang saya tahu juga merupakan seorang youtuber. Sedangkan, Tri, juga salah seorang penggiat IT. Sementara, Ronald Mulia Sitorus, kader lawas PDI Perjuangan, yang saya tahu juga banyak memproduk karya-karya videografi yang bagus, yang dipadupadankan dengan wawancara langsung warga masyarakat, terkait testimoni kemerdekaan, di video yang dikutsertakan dalam lomba,” tuturnya.

Tim Juri lain, yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata berkomentar, terkait lomba pidato juga disebutnya bagus. Juara I, Sri Saptanika merupakan seorang guru PAUD yang ternyata trampil berpidato. Begitu juga Ferra Priyatna yang pernah menjabat Ketua GMNI Bogor menempati Juara II disebutnya piawai karena diduga sebelumnya terlatih saat berorasi. Sedangkan, Supriyadi, disebutnya tepat memadupandakan visualisasi gambar dengan pesna kemerdekaan yang disampaikan melalui pidatonya.

“Semua baik, bagus (pidato). Dalam lomba pidato yang dinilai adalah intonasi, ekspresi, hingga pesan moral yang diedukasi melalui penyampaian naskah pidato. Sementara, untuk lomba lagu kebangsaan, Rohmah, Desi dan Erna, ketiganya merupakan simpatisan PDI Perjuangan. Tim juri menilai dari suara, hingga cara berekspresi,” ucapnya.

Masih menurut Dadang, baru kali ini, PDI Perjuangan menggelar peringatan HUT RI melalui lomba virtual. Sebelumnya, partai besutan Megawati Soekanoputri di kota hujan ini tak pernah absen menggelar kegiatan lomba di hari jadi Republik Indonesia.

Untuk lomba lagu kebangsaan yang diikuti anak-anak, sambungnya, sebagai juara I adalah Jesika Roceline Silalahi dengan alamat, Kedung Halang. Selanjutnya, juara II yakni Alika, Katulampa. Dan, juara Rizky, bertempat tinggal di Gang Karet, Tanahsareal..

“Lomba virtual digelar karena berkaitan dengan wabah pandemi. Jadi, kita mentaati aturan protokl kesehatan dan menggelar kegiatan melalui virtual. Hanya, pembagian hadiah langsung diberikan kepada pemenang melalui tatap muka. Itu pun juga dengan mentaati ketentuan pencegahan Covid-19 seperti Jarak, penggunaan masker, dan cuci tangan. Saya, mewakili DPC PDI Perjuangan Kota Bogor, mengucapkan selamat kepada para pemenang lomba, semoga terus berkarya dan sukses di kedepan hari,” pungkasnya.  

Sebagai informasi, saat penyerahan hadiah lomba virtual, hadir jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Bogor yakni Dadang Iskandar Danubrata, Atty Somadikarya, Vayireh Sitohang, Eko Octa, Laniasari, Ermi Ruri, TB Raflimukti, hingga Ence Setiawan. Selain itu, juga para perwakilan PAC se Kota Bogor seperti Denny Siregar, Rahmat Heryana, Bambang Setiadjati, Jajang, Teti dan Irvan Noor. (nesto)     

 

SHARE

KOMENTAR