Siapkan 3 Titik Relokasi, Bupati Cianjur Imbau Warga yang Rumahnya Tak Rusak Berat Pulang

83
Bupati Cianjur dan Forkompinda

Aartreya.com- Terhitung mulai kemarin, Senin (28/11/2022), Bupati Cianjur Herman Suherman memegang kendali penuh pelaksanaan tugas di lapangan untuk penanganan gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Bupati Cianjur pun melaksanakan rakor dengan forkopimda Cianjur, termasuk membuat surat keputusan yang akan diedarkan kepada para camat. Meski demikian, pihaknya tetap berkordinasi dengan BNPB dan BMKG untuk penanganan teknis lebih lanjut.

"Saya masih didampingi oleh BMKG dan BNPB, hanya kendali ada di kami," kata Bupati Cianjur dalam konferensi pers, sebagaimana dinukil dari potraljabar, Senin (28/11/2022).

Total jumlah korban meninggal hingga pukul 16.00 WIB, tukanya, mencapai 323 orang dan 9 masih dalam pencarian. Sementara luka berat yang masih dirawat di rumah sakit berjumlah 108 orang. Total jumlah pengungsi mencapai 110 330 yang tersebar di lokasi pengungsian sementara.

Ia mengatakan berdasarkan informasi dari BMKG, selama 7 hari pantauan, aktifitas frekuensi gempa sudah semakin jarang dengan magnitude yang semakin kecil.

"Silahkan kembali ke rumah, namun demgan syarat bagi yang rumahnya tidak rusak, terutama struktur bangunannya," ujar Bupati.

Ia menambahkan bagi warga yang ingin memperbaiki rumah karena rusak ringan harus menunggu terlebih dulu persetujuan dari pihak tim assesment BMKG.

Relokasi

Bupati juga sudah menyiapkan tiga titik relokasi bagi warga yang rumahnya hancur karena gempa. Tiga titik itu antara lain di Desa Sirnagalih Kecamatan Cilawu seluas 2 ,5 hektare, Kecamatan Mande seluas 4 hektare dan Kecamatan Pacet seluas 10 hektare.

Dalam satu minggu ke depan, tim assesment akan mendata rumah warga yang rusak berat, sedang dan ringan dan yang akan direlokasi. Namun menurutnya, prioritas relokasi akan dilakukan bagi warga Cijedil Kecamatan Cugenang, desa Bangun Karta dan Desa Sarampan.

Kepala Basarnas Jabar Jumari menambahkan hari ini , Senin (28/11/2022) telah ditemukan dua jenazah korban gempa. Sementara pencarian masih akan dilaksanakan kembali besok sambil melihat kondisi cuaca.

"Masih akan dicari di sekitar desa Cijedil. Hari ini hanya sampai jam 1 karena hujan deras," tutupnya. (portaljabar/EkoOcta)   

SHARE

KOMENTAR