Update Teranyar, ini Kebutuhan Mendesak yang Diperlukan Korban Gempa Cianjur

43

Aartreya.com – Terhitung hingga pukul 17.00 WIB, Selasa (22/11/2022), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi di Kabupaten Cianjur, mencapai 268 orang. Kerusakan infrastruktur rumah rusak total berjumlah 22.198 unit. Dan, data masyarakat yang mengungsi sejumlah 58.362 orang, luka-luka 1.083 orang,

Demikian diungkap Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat memberikan keterangan pers di Kantor Bupati Cianjur, Selasa (22/11/2022).

Korban meninggal dunia 268 jiwa, yang sudah teridentifikasi sebanyak 122 jenazah. Masih ada korban hilang sejumlah 151 orang, sedang dilakukan maksimal agar seluruh korban ditemukan. Tenda besar telah didirikan baik dari BNPB, pemerintah, TNI/Polri dan bantuan lembaga lainnya, agar pengungsi mendapatkan fasilitas lebih baik. Demikian juga dapur umum telah beroprasi.   

Meskipun dua rumah sakit ikut terdampak gempa di Kabupaten Cianjur, penanganan kesehatan dilakukan melalui tenda-tenda lapangan yang telah digelar di sekitar rumah sakit untuk dijadikan rumah sakit darurat.

Dilansir dari laman instagram Jabar Quick Respon, bencana gempa bumi yang terjadi di wilayah Kota Cianjur, tepatnya di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur mengakibatkan banyak korban tewas dan luka-luka.

Kerusakan yang terjadi akibat gempa yakni rumah rusak 22.198 unit, gedung sekolah 10 unit, fasilitas kesehatan 4 unit, jembatan 2 unit, dan rumah ibadah 3 unit dan pada akses Jalan Raya Cianjur-Cipanas tidak dapat dilalui.

Selain itu, ada 12 wilayah yang terdampak diantaranya;

- Kecamatan Cianjur

- Kecamatan Cibeber

- Kecamatan Karang Tengah

- Kecamatan Sukaresmi

- Kecamatan Warung Kondang

- Kecamatan Bojong Picung

- Kecamatan Gekbrang

- Kecamatan Cikalong Kulon

- Kecamatan Cugenang

- Kecamatan Sukaluyu

- Kecamatan Cilaku

- Kecamatan Pacet

Upaya penanganan yang dilakukan saat ini oleh Tim Jabar Quick Response meliputi pendistribusian paket sembako ke dua titik, yakni Kampung Pasir Ipis Desa Sukamulya, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, sebanyak 170 Paket Sembako.

Kampung Gasol, Desa Gasol. Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, sebanyak 130 Paket Sembako. Sedangkan evakuasi korban dilakukan di dua titik, yaitu Desa Gasol dan Desa Cijedil. Dan, Support kebutuhan dapur umum dilakukan di Kampung Gasol, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur. Selain itu, juga menghimpun bantuan logistik dan perlengkapan, monitoring data dari berbagai sumber informasi, dan pembuatan situation report.

Kebutuhan mendesak yang saat ini diperlukan meliputi :

- Tenda pengungsian

- Popok anak

- Perlengkapan dapur umum

- Selimut

- Obat-obatan

- Makanan siap saji

- Sembako

- Air mineral

- Makanan bayi

- Terpal

- Perlengkapan anak dan balita

- WC Portable

- Penerangan

- Field Bed

- Alat kesehatan

- Kain Kafan

- Popok Dewasa

- Evakuasi Korban terdampak

Masih mengutip dari tim Jabar Quick Response, hingga berita ini ditulis, dikabarkan masih kerap terjadi gempa susulan. Sementara itu, assessment dan evakuasi korban dilokasi terdampak masih terus dilakukan.

(Sumber : Jabar Quick Respon/Eko Octa)

SHARE

KOMENTAR