Orang Biasa, Pemilik Kepedulian Sosial Luar Biasa itu Kini Menghadap Sang Pencipta

953

Hendrik Wahyudi. Pada umur 47 tahun, pria yang beralamat di Kp Cilubang, RT 02, RW 02, Sukadamai, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor tutup usia. Aktivis 98, sekaligus kader PDI Perjuangan Kabupaten Bogor itu telah pergi selamanya. Dia bukan pejabat, bukan kepala daerah atau kepala dinas. Ia juga bukan anggota dewan.

Dia hanya orang biasa seperti kebanyakan orang. Namun, kesehariannya, ia banyak melakukan kerja amal membantu masyarakat, di kabupaten serta Kota Bogor, terkait layanan kesehatan hingga pendidikan. Dia adalah orang luar biasa pemilik kepedulian sosial. Pelaku kerja iklas dan kemanusiaan, tanpa pamrih, 

Hendrik berpulang Senin (4/1/2021) petang, saat akan cuci darah di RSUD Cibinong. Hampir setahun belakangan ini, Hendrik menderita penyakit komplikasi ginjal, diabetes dan jantung. Penderitaan itu yang membuatnya setiap pekan harus cuci darah. Namun, jelang akhir hidupnya, meski sakit Hendrik masih memaksakan diri membantu sesama melakukan pendampingan pasien penderita penyakit, di Kabupaten Bogor maupun di Kota Bogor.

Pukul 10.00 WIB, Selasa (5/1/2021), usai disalatkan, diantar para kader PDI Perjuangan dan warga setempat, Hendrik pulang ke tempat pembaringan terakhir di pemakaman Cibulang tak jauh dari kediamannya. Saat jazadnya dimasukan ke liang lahat, gerimis pun turun seolah ikut melepas kepergiannya.    

Sementara, di rumah duka, terlihat karangan bunga dari mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor Budi Sembiring, Ketua Komisi 4 DPRD Kabupaten Bogor Muad Halim dan Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor Haryanto. 

"Sepanjang hidupnya, Hendrik, beliau orang baik. Dia sigap membantu masyarakat yang sakit, dimanapun tempat di Kabupaten Bogor. Dia selalu berupaya meluangkan waktu, meski dirinya juga sakit. Sepertinya, ia selalu mengutamakan orang lain dibanding dirinya," kata Ketua PAC Leuwisadeng, PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, Endang saat pemakaman. 

Ungkapan duka juga disampaikan Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kota Bogor, Ani Iriyanti.

"Bung Hendrik sering mampir ke DPC PDI Perjuangan Kota Bogor. Dulu, saat saya mengikuti tes kesehatan, dia juga pernah membantu saya di RS Cibinong. Sekarang, sahabat baik itu telah pergi," ucapnya melalui pesan whatsapp.

Jasa baik Hendrik akan tertinggal abadi di kalangan kader PDI Perjuangan. Hal itu juga disampaikan Waket DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, Haryanto.

"Dia orang baik, seorang kader PDI Perjuangan yang bertangan dingin dan selalu siap membantu siapapun, terutama gakin. Banyak kenangan tertinggal dari Hendrik. Bukan hanya di saya, tapi juga di banyak orang, banyak kalangan. Selamat jalan sahabat juang. Semoga amal ibadah dan Islam mu diterima Allah SWT. Dan,  diampuni dosanya. Semoga husnul khotimah. Kami, keluarga besar PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, berduka," pungkas Haryanto yang pada hari sama, kakak iparnya juga tutup usia. (Nesto)   

SHARE

KOMENTAR