Jalaludin Rumi, Sang Sufi Legendaris

153

Aartreya- Menyebut nama Jalaluddin Rumi, tentu taka sing lagi di telinga. Ya, dia adalah seorang sufi asal Turki yang memiliki banyak karya tentang kehidupan dan cinta. Jalaluddin Rumi juga seorang penyair dan penulis. Dimana karya-karya Rumi selalu memberi nasehat tentang kehidupan agar menjadi lebih baik.

Pria Bernama lengkap Maulana Jalaluddin Rumi adalah tokoh legendaris dalam dunia filsuf. Ia dikenal sebagai sang 'perajut' syair terindah dan salah satu tokoh sufi besar dalam syiar Islam.

Dalam Islam, Sufi merupakan orang yang mendedikasikan dirinya dalam dunia Tasawuf. Sementara Tasawuf merupakan sebuah jalan untuk mendekat dan melekatkan hati kepada Tuhan, bukan hanya penekanan pada sisi syariat.

Nama julukan "Rumi" karena ia menghabiskan sebagian besar hidupnya di Kota Konya (sekarang bagian dari Turki), atau dahulu dikenal dengan sebutan Rum. Jalaluddin Rumi lahir pada 30 September 1207 Masehi di Balkh (sekarang adalah wilayah Afghanistan). Ia terlahir dari keluarga yang berpendidikan tinggi. Ayahnya, Bahaduddin Walad, merupakan seorang ahli ilmu agama, ahli hukum dan juga ahli ilmu kebatinan.

Berikut kata bijak Jalaludin Rumi :

  1. "Dalam perjalanan itu tak ada lorong sempit yang lebih sulit dari ini, beruntunglah orang yang tak membawa kedengkian sebagai teman."
  2. "Jangan merasa kesepian, seluruh alam semesta ada di dalam diri kamu."
  3. "Ketika engkau melambung ke angkasa ataupun terpuruk ke dalam jurang, ingatlah kepada-Ku, karena Akulah jalan itu."
  4. "Dalam mendengar ada perubahan sifat, dalam melihat ada perubahan hakikat."
  5. "Mata hati punya kemampuan 70 kali lebih besar untuk melihat kebenaran daripada indra penglihatan."
  6. "Ada suara yang tidak menggunakan kata-kata. Dengarkanlah."
  7. "Luka adalah tempat di mana cahaya memasukimu."
  8. "Luka yang kamu rasakan adalah sebuah pesan. Dengarkanlah mereka."
  9. "Abaikan apa pun yang membuatmu takut dan sedih, yang menyurutkanmu ke belakang menghadapi sakit dan maut."
  10. "Apa yang engkau cari sedang mencarimu."
  11. "Biarkanlah dirimu dibentuk oleh tarikan yang kuat dari sesuatu yang kamu cintai."
  12. "Setiap penglihatan tentang keindahan akan lenyap. Setiap perkataan yang manis akan memudar."
  13. "Berhenti merasa kamu begitu kecil. Kamu adalah alam semesta yang bergembira."
  14. "Tuhan telah memasang tangga di hadapan kita, kita harus mendakinya, setahap demi setahap."
  15. "Di mana pun kamu berada, jadilah jiwa di tempat itu."
  16. "Hari kemarin telah berlalu dan ceritanya sudah diceritakan. Hari ini benih-benih baru tumbuh."
  17. "Bila kamu ingin mempelajari suatu rahasia, hatimu harus melupakan tentang rasa malu dan martabat. Kamu adalah orang yang dicintai Tuhan, namun kamu mengkhawatirkan apa yang orang katakan."
  18. "Kamu terlahir dengan sayap, mengapa memilih untuk merangkak melewati hidup."
  19. "Kemarin aku pintar, aku ingin mengubah dunia. Sekarang aku bijak, maka dari itu aku mengubah diriku sendiri."
  20. "Wanita adalah seberkas sinar Tuhan: Dia bukan kekasih duniawi. Dia berdaya cipta: Engkau boleh mengatakan dia bukan ciptaan."
  21. "Perpisahan hanya untuk orang-orang yang mencintai dengan matanya. Karena untuk orang yang mencintai dengan hati dan jiwanya, tidak ada kata perpisahan."
  22. "Bila tak kunyatakan keindahan-Mu dalam kata, Kusimpan kasih-Mu dalam dada."
  23. "Ketahuilah, apa pun yang menjadikanmu tergetar, itulah yang terbaik untukmu! Dan karena itulah, qalbu seorang pencinta-Nya lebih besar daripada Singgasana-Nya."
  24. "Ada kalanya lebih baik bersama dengan orang yang kurang terhormat daripada tinggal seorang diri. Kendati gagangnya sudah rusak, setidaknya ia masih melekat di pintu."
  25. "Dunia yang hina ini diberikan kepadamu untuk sementara. Tersedia sebuah tangga yang dengannya engkau dapat bercita-cita."
  26. "Keakraban dan keramahan lahir bila jiwa kita jadi gembira."
  27. "Segalanya yang kau lihat mempunyai akarnya di dalam dunia yang tak terlihat. Bentuk akan berubah, namun intisarinya tetaplah sama."
  28. "Dustamu adalah tubuh yang fana ini, kebenaranmu adalah ruh Ilahiah."
  29. "Kebaikan yang engkau tegakkan, bagaimanapun juga, ketidaksempurnaannya akan selalu tersembunyi darimu."
  30. "Usaha dan doa tergantung pada cita-cita: Manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya."
  31. "Dunia manusia adalah batin yang memiliki kemegahan."
  32. "Ada keberanian yang terlibat jika Anda ingin menjadi benar."
  33. "Sumbatlah telinga nafsumu yang bagai kapas menutupi kesadaranmu dan membuat tuli telinga batinmu."
  34. "Tuhan membolak-balik perasaanmu dan mengajari hal-hal yang bertolak belakang agar kau punya dua sayap untuk terbang bukan hanya satu."
  35. "Tidaklah penting bagimu berapa banyak bahasa yang engkau kuasai. Sebab, apa yang membuatmu jadi berharga itu, adalah penguasaanmu terhadap bahasa hati."
  36. "Ada kesendirian yang lebih berharga dari kehidupan. Ada kebebasan yang lebih berharga dari dunia. Lebih berharga dari hidup dan dunia adalah saat ketika seseorang sendirian dengan Tuhan."
  37. "Orang yang tak mahir membaca kedua matamu, tak mampu mendengar kata hatimu."
  38. "Di mana ada persoalan, di sanalah ada jawaban. Di mana perahu berlayar, di sanalah air mengalir."
  39. "Aku belajar bahwa setiap makhluk hidup akan merasakan kematian, tetapi hanya sebagian saja yang akan merasakan kehidupan".
  40. "Perkecillah dirimu, maka kau akan tumbuh lebih besar dari dunia. Tiadakan dirimu, maka jati dirimu akan terungkap tanpa kata-kata."

(Dari berbagai sumber/ Eko Okta)

 

 

SHARE

KOMENTAR