Konsolidasi Pospera Bogor, Teddy : Optimis Ganjar Menang karena Publik Tak Setuju Capres Pelanggar HAM

580
Teddy Risandi saat memberikan sambutan di kegiatan kosolidasi Pospera Kabupaten Bogor

Aartreya – Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Kabupaten Bogor tak setengah hati berjuang memenangkan Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo. Terbukti, rutinitas awak pengurus Pospera yang dinahkodai aktivis 98 Forkot, Mustar Bonaventura ini tak kenal sebutan istirahat melakukan konsolidasi lintas kota dan kabupaten di Jawa Barat.  

Sehari-hari, merupakan waktu gerilya politik dan merajut kekuatan dari daerah ke daerah lain di Jabar, dipimpin Teddy Risandi. Kali ini, giliran Pospera Kabupaten Bogor sebagai lokasi konsolidasi, Sabtu (29/7/2023).

Bertempat di Cibinong, Kabupaten Bogor, seluruh pengurus kecamatan Pospera kembali berkumpul kukuhkan komitmen kesetiaan mengawal pemenangan Ganjar Pranowo. Hadir pada kegiatan tersebut, selain Ketua Pospera Jabar Teddy Risandi, juga Ketua Pospera Kabupaten Bogor Sasha Saijah Sambyah, serta Penasehat Pospera Doni Maraadona Hutabarat. Tak hanya itu, sebanyak 46 armada mobilisasi layanan masyarakat ambulans Pospera turut didatangkan dalam apel siaga kesetiaan perjuangan.

“Pospera Jabar saat ini mengemban tugas melakukan konsolidasi keliling kota dan kabupaten se Jabar untuk memenangkan Ganjar Pranowo sebagai Presiden 2024. Totalnya, ada 27 daerah. Dan, di Kabupaten Bogor merupakan titik ke 14. Selanjutnya, besok di Kota Bogor merupakan lokasi ke-15,” kata Teddy Risandi yang juga aktivis 98 kepada pewarta.

Saat ditanya bagaimana peluang Ganjar Pranowo di kontestasi pemilihan presiden 2024 mendatang, Ketua DPD Pospera Jabar itu menjawab mantap, pasti menang!

“Kami optimis, Ganjar Pranowo pasti menang. Karena itu, untuk menuju kemenangan, setiap hari kami, Pospera rela berkeringat untuk mempersiapkan presiden baru mendatang,” ucapnya.

Teddy menambahkan, saat ini Ganjar diyakini masih jadi pilihan utama masyarakat.

“Kenapa? Karena, Ganjar sosok yang bersih. Dia bukan orba. Dia bukan penjahat HAM. Dan, dia bukan penculik. Serta, saat ini, banyak masyarakat yang lebih memilih Ganjar sebagai pelanjut Jokowi,” tuntasnya. (Eko Okta Ariyanto)        

SHARE

KOMENTAR