4 Hari di Lokasi Bencana, Baguna DPP PDI Perjuangan Tak Kenal Letih Siaga Layani Korban Gempa

347
Baguna PDI Perjuangan di lokasi bencana

Aartreya.com – Hingga hari ini, Kamis (24/11/2022), sudah empat hari tim Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPP PDI Perjuangan siaga membantu warga korban bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur. . Tepatnya, di Kampung Benjot, Desa Pangkalan, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur.  Hal itu disampaikan Wakil Kepala Baguna DPP PDI Perjuangan Bidang Tanggap Darurat PDI Perjuangan, Chaerul Rizky Prasetya Mantini.    

“Kami, Baguna DPP PDI Perjuangan sudah empat hari di lokasi bencana Cianjur. Saat ini, posisi di titik bencana, Kampung Benjot, Desa Pangkalan, Cugenang. Dan, kini bersama Baguna DPD PDI Perjuangan Jabar dan Baguna DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah,” kata pria yang pernah menjabat sebagai anggota DPRD Jabar dari periode 2014-2019, diwawancarai di lokasi bencana.  

Politisi PDI Perjuangan yang juga alumni Universitas Pakuan Bogor ini melanjutkan, aksi cepat kemanusaiaan PDI Perjuangan tersebut dipimpin langsung Ketua DPP Bidang Penanggulangan Bencana, dr. Ribka Tjiptaning.

“PDI Perjuangan melalui Baguna turut memberikan pertolongan bagi korban gempa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Kegiatan kemanusiaan ini selain bersama Baguna Pusat, juga Baguna DPD Jabar, Baguna Bandung Barat, Baguna Garut, Baguna Cianjur, dan Baguna Kabupaten Bogor,” tuturnya.

Ia menambahkan, untuk tim pencarian dan pertolongan, PDI Perjuangan bergabung dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas.

“Sejak Senin 21 November 2022 lalu, Baguna Pusat telah mendatangkan tujuh orang dokter dan mendatangi langsung ke korban. Juga, mendirikan dapur umum di Posko kantor DPC PDI Perjuangan Cianjur,” ucapnya.

"Berikut juga pengiriman bantuan obat-obatan, sembako, kebutuhan anak dan wanita, langsung dipimpin ketua DPP Bidang Penanggulangan Bencana Ribka Tjiptaning," ungkapnya.

PDI Perjuangan, sambungnya, akan memberikan trauma healing bagi korban sesuai instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Ibu ketua Umum juga langsung memerintahkan kepada Baguna agar mengirimkan tim trauma healing untuk membantu korban khususnya anak-anak."Serta mengingatkan kepada kami agar tidak lupa menyiapkan bantuan pampers, pembalut wanita, pakaian dalam anak atau dewasa, dan makanan untuk balita," imbuhnya.

Informasi yang dihimpun media online ini dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Kamis (24/11/2022), sebanyak 34 persen atau 51 dari 165 jenazah korban gempa Cianjur, teridentifikasi anak-anak karena saat gempa, berada di dalam gedung sekolah.

“Total yang dievakuasi sebanyak 272 orang dan 165 jenazah telah diidentifikasi. Untuk perkembangan jumlah korban anak di bawah 15 tahun tidak bertambah dari kemarin yakni 51 anak,” tukas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari. (Eko Octa)  

SHARE

KOMENTAR