Kongres PDI Perjuangan akan Dibahas Pasca Lebaran

50
Puan Maharani

Aartreya - Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menyampaikan, bahwa partai berlambang banteng bulat sebelumnya sempat berencana menggelar kongres pada bulan April. Namun, lantaran berbagai pertimbangan, hajat besar PDI Perjuangan itu belum dibahas. Terlebih, pada bulan April terdapat hari raya Idul Fitri.

"Memang waktu itu kami pernah menyampaikan akan dilaksanakan pada bulan April, namun sekarang kan masih dalam masa puasa, bulan puasa, jadi kita selesaikan dulu ibadah puasa, kita menuju Lebaran," kata Puan di Kompleks Parlemen Jakarta, pada Selasa (11/3/2025).

"Kemudian, setelah itu, baru kami DPP partai, tentu saja dengan ketua umum, akan melaksanakan rapat untuk memutuskan kapan dilaksanakan kongres yang akan datang," ucap dia.

Terkait penunjukan pelaksana tugas (Plt) Sekjen PDI Perjuangan, sambung Puan, sepenuhnya hak prerogatif Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Hal ini merespons pertanyaan publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Hasto Kristiyanto.

“Karena memang sebelumya itu dipilih dalam Kongres dan kalaupun ada pergantian, itu merupakan hak prerogatif dari Ketum," ujar Puan di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/3/2025).

Politisi PDI Perjuangan yang menjabat Ketua DPR itu mejelaskan, pergantian struktur DPP biasanya dilakukan di Kongres Partai. Hanya saja, kata dia, jika terdapat extraordinary case (kasus luar biasa.red), hal tersebut akan menjadi pertimbangan dari internal PDI Perjuangan.

“Jadi kenapa belum, kenapa sudah, kenapa akan, kenapa ditambah dan lain-lain, tentu saja karena itu ada pertimbangan internal yang kemudian nantinya akan ada pertimbangan-pertimbangan lain untuk memutuskan apakah perlu, tidak perlu, akan atau tidak akan dan lain sebagainya," tandas Puan. (*)

SHARE

KOMENTAR