Mama Ajengan Nachrowi Wafat, Keluarga Besar PDIP Kota Bogor Sampaikan Duka Cita

5896
Ajengan RKH Abdulloh Nachrowi

BOGOR – Umat muslim Kota Bogor berduka. Salah satu ulama besar, Mama Ajengan RKH Abdulloh Nachrowi bin Mama Ajengan RKH Yasin, Pengasuh Ponpes Ash Shogiri, Tanah Baru, Kota Bogor,  Jumat (1/1/2021) malam, tepat pukul 22:20 WIB, berpulang.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata usai mengirimkan karangan bunga menyampaikan keluarga besarnya ungkapkan ikut berdukacita atas wafatnya RKH Abdulloh Nacrowi yang disebutnya sebagai ulama yang kharismatik.

“Ikut berdukacita yang mendalam. Beliau, Ajengan Nahrowi mengajarkan umatnya untuk memperbanyak shalawat. Dakwah-dakwahnya menebar kesejukan dan kedamaian,” ujar Dadang.   

Pada kesempatan itu, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor, Eko Octa juga menyampaikan ucapan senada. Ia juga mendoakan wafatnya Mama Ajengan Nahrowi agar ditempatkan di surga Allah.

“Mama Ajengan Nachrowi merupakan ulama yang tak asing. Beliau tak hanya dikenal di Kota Bogor, tapi juga di Jawa Barat, juga diluar Jawa Barat. Beliau juga merupakan tokoh sepuh kalangan pesantren," tuturnya.

Sementara, Ketua Ranting Tanah Baru PDI Perjuangan Kota Bogor, Herman yang ikut menghadiri pemakaman mengatakan, mendiang KH Nachrowi dikenal sebagai sosok yang rendah hati, sederhana dan bijaksana. Ia juga ulama yang ramah, rendah hati serta santun. Syaikh Nachrowi, sebutnya, merupakan pengasuh Ponpes Ash-Shoghiri di Kelurahan Tanah Baru Kota Bogor, biasa di panggil dengan sebutan Mamah atau Buya sebagai bentuk penghormatan kealiman.

Selain mengasuh pesantren, ia juga mengasuh Jam’iyyah Sholawat Nariyyah. Sebelum Covid, pengajian setiap Senin petang dihadiri ribuan orang dari penjuru pelosok untuk turut bertaqorub (mendekatkan diri kepada Allah SWT) dan sholawat, sebagai bentuk rasa rindu serta cinta pada Nabi Muhammad SAW. (Nesto)

 

SHARE

KOMENTAR